Pagi ini tak begitu dingin
Siang juga tak begitu panas
(Ya iya lah, orang didalam rumah mulu)
Tapi tiba-tiba ada seorang teman datang
Duduk sebentar, kemudian nanya
“Antum mau S2 dimana?”
Oh my God, kenapa dia tidak seperti teman-teman lain, atau diriku yang bertanya, “kapan lulus?”, “IPK berapa sekarang?”, “udah penelitian belum?”,”kok belum nikah juga sih?”,”pekerjaanmu apa?”,” dan pertanyaan-pertanyaan sensitif lain [...]
Arsip untuk Juli, 2008
Mau s2 dimana?
Diposkan dalam catatan langkah kecilku pada Juli 24, 2008 | Leave a Comment »
Bidadari-bidadari Syurga
Diposkan dalam catatan langkah kecilku, Label Review pada Juli 24, 2008 | Leave a Comment »
saya ga kenal ni orang, menatap mukanya belum, apalagi bertegur sapa. Tapi anda tahu, saya pengagum rahasianya (sekarang dah ga rahasia lagi karena kalian dah pada tahu). Dulu saya membayangkan dia seorang akhwat kelahiran aceh, dan nampaknya dia begitu keibuan (bukan berarti saya pengagum akhwat keibuan lho!). Jago mengungkapkan perasaan dengan kata-kata yang begitu sederhana, [...]
Kerja Keras
Diposkan dalam catatan langkah kecilku, Label Kera Keras pada Juli 24, 2008 | Leave a Comment »
Dia duduk jongkok menempel pada pagar, berteduh sejenak dibawah pohon talok yang tumbuh rindang di halaman masjid. Siang itu memang terasa begitu panas menyengat. Ia terlihat begitu nikmat memakan bekalnya. Kulitnya legam dan mulai keriput. Disampingnya ada gerobak dorong berisi berbagai macam buah yang siap dijajakan. Aku lewat dan sekilas melihat wajahnya, ia membalas tatapanku [...]
Sepi
Diposkan dalam Puisi, Label Puisi, sepi pada Juli 24, 2008 | Leave a Comment »
Sepi itu adalah hati yang hilang kepingannya
Dibawa pemiliknya
Maka kosonglah ia
Rindu itu adalah sepi yang menginginkan riuhnya
Menyatu dalam jejak-jejaknya
13 Juni 2008
@
Diposkan dalam catatan langkah kecilku pada Juli 18, 2008 | Leave a Comment »
Lama belum ngisi lagi, 3 minggu euy, ni gara-gara SAT yang membuat konsentrasi berganti
Ayam
Diposkan dalam catatan langkah kecilku, Label Cinta, Ibu, anak pada Juli 1, 2008 | Leave a Comment »
Apa yang paling dinanti ibu dari anaknya? Sudah pasti jawabannya adalah kesuksesan. Seberapa pahit jalan kehidupan yang akan dirasakan, seberapapun mahal kebahagiaan yang akan dibelikan. Takan pernah merasa cukup untuk terus berkorban demi satu alasan yaitu “anaknya”
“Demi anak”, “buat anak” kata-kata tersebut yang selalu menjadi motivasi, inspirasi, jawaban mutlak saat ditanya orang kenapa melakukan ini [...]