Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.
- Sapardi Djoko Damono, 1978
Kupikir ini terlambat, tapi terlambat karena apa, bukankah waktu selalu berulang, hari ini, kemaren, besok, toh kita juga menatap matahari yang sama, matahari yang ingin kau lipat itu, matahari di tahun barumu.
Bro, entah apakah [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Religi, Label indah, Rencana pada September 19, 2008 | Leave a Comment »
Aku mengucek-ngucek mata, ternyata tidak sedang bangun dari tidur, aku melihat ke tangan, kosong, aku juga tidak sedang memegang buku dan membaca ceritanya, berarti semua ini nyata, nyata ya Allah….
sore ini nampaknya Allah berbaik (meskipun Allah selalu berbaik)menunjukan satu pelajaran yang begitu penting, “rencana indahNya atas kehidupanku”.
Tempat tinggalku berjarak lumayan jauh dari keramaian, [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Puisi, Label mana, poem pada September 19, 2008 | Leave a Comment »
Manakah kini kau yang tak bersarang
Ingin bebas lepas tanpa batas
Manakah kini kau yang ingin mendaki
Puncak-puncak tertinggi
Manakah kini kau yang bersuara lantang
Tentang mimpi-mimpi yang ingin kau buktikan
Lalu kemana kau ingin pergi semua
Ah…. ternyata…
Begitu kecil tak berdaya
Tergolek tak berdaya karena abses skrotal
Cibiru, 16 Februari 2008
Untuk mentranslate bahasa