Duhai, lihatlah
Kabar baik itu telah datang dari langit dunia
Meski awan disana masih memuram
Meski tanah disana masih membasah darah
Meski debu disana masih memerah saga
Duhai, lihatlah
Kabar baik itu telah datang dari langit dunia
Benarlah. Nyatalah. Tak ada peluh yang menguap sia-sia
Tak ada darah yang mengalir mubazir
Tak ada do’a yang terbang gentayangan
Setiap titik di ruang dan waktu takan pernah lupa dihitungnya
Duhai, lihatlah
Kabar baik itu telah datang dari langit dunia
Bepuluh tahun kabarnya redam oleh angin
Kalis oleh hujan
Dan kini….
”Demi Gaza, untuk Gaza….”
Indah ya Allah, biarkan hamba menangis mendengarnya
Duhai, lihatlah
Tak berbilang malaikat datang
Bukan. Bukan membantu hamas menumpas penindas
Tapi datang pada tiap hati
Membuka pintunya dan menaruh darah Gaza di dalamnya
Ini darahku, ini darah kita
Ini Gazaku, ini Gaza kita
Rumah Kaca, 9 Januari 09
Mampir salam kenal