Rumah orang tuaku dekat dengan hutan, aku tumbuh dengan segala seluk beluk di dalamnya (hutan). Jadi kurasa aku sedikit lebih tau tentang hutan daripada kalian (pengecualian kalau kalian si Bolang). Salah satu hutan di dekat rumahku adalah hutan pinus. Dulu sembari menunggu kambing gembalaanku kenyang, aku menikmati senja dari celah-celah daun jarumnya,Saat angin sore menyapa, [...]
Arsip untuk ‘catatan langkah kecilku’ Kategori
Ide Kebahagianku
Diposkan dalam catatan langkah kecilku, Label Desa, Kebahagiaan, Keluarga pada September 1, 2009 | 1 Komentar »
Hidup tenang terpencil di desa, berbuat baik dengan tulus, memiliki perkebunan strowberry, bertani, beternak, dan menanam untuk kehidupan, bukan untuk uang, membuat taman bacaan, di taman itu akan berbagi tentang cinta, bersyukur, murah hati, kesederhanaan, ketulusan, dan nilai-nilai indah yang lain.
Menyibukan diri dengan buku, membaca, menulis, mengajar,
Mencipta lagu, puisi, kisah-kisah inspirasi dan hal-hal atau teknologi [...]
Muleh
Diposkan dalam Puisi, Label damai, muleh, pulang, Ramadhan pada Agustus 18, 2009 | 2 Komentar »
Ramadhan selalu menjadi moment kerinduan yang begitu klasik
Seperti rindu untuk pulang setelah sekian lama pergi
Seperti rindu untuk beristirahat setelah begitu lelah beraktivitas
Atau seperti rindu bermain layang-layang di hamparan sawah menghijau
Ramadhan selalu terdefinisi sebagai suatu kesejukan
Seperti suatu sore di hutan cemara, angin semilir meniup daun jarumnya
Menimbulkan desau yang mengipas hati
Atau seperti mengejar kupu-kupu di hamparan kembang [...]
Flower’s Family
Diposkan dalam catatan langkah kecilku, Label amerikan idol, Over the rainbow pada Mei 17, 2009 | Leave a Comment »
“Ga mau!, pokoknya flower ga mau!”
“Astagfirllah flower, sejak kapan flower jadi begini!”
“Habisnya Abinya bohong, katanya mau dikasi tau nama-nama rasi bintang sekalian dongengnya!”
“Ya Abinya kan sibuk sayang, kalau nanti malam abi ga sibuk flower akan didongengin, ayo sekarang keluar, kita sarapan bareng abi”
“kalau ga mau jangan dipaksa! Titik!”
“Jadi flower ga mau sekolah!”
“Mau tapi ga [...]
Di pelukan Dingin
Diposkan dalam Puisi pada Januari 27, 2009 | Leave a Comment »
Di pelukan dingin. Diselimuti kabut. Didera gerimis. Ditusuk angin. Dalam kelelahan. Dipijit rasa nyeri.
Di tengah semua ini ya Allah….
Apa yang hamba cari…
Barangkali Engkau
Sebab di sunyi ini hamba ingin meratap
Meminta pengampunan hati yang sering berhianat
Barangkali matahari
Yang Kau pinta datang melipat malam
Merekah bunga disulut nyalanya
Mungkin segala asa yang beku menggenang beriak-riak disapa hangatnya
Barangkali pagi
Yang kau pinta menguntai [...]
Duhai, lihatlah
Kabar baik itu telah datang dari langit dunia
Meski awan disana masih memuram
Meski tanah disana masih membasah darah
Meski debu disana masih memerah saga
Duhai, lihatlah
Kabar baik itu telah datang dari langit dunia
Benarlah. Nyatalah. Tak ada peluh yang menguap sia-sia
Tak ada darah yang mengalir mubazir
Tak ada do’a yang terbang gentayangan
Setiap titik di ruang dan waktu takan pernah [...]
Sepotong cerita yang membuatmu sedih
Diposkan dalam Puisi pada Desember 2, 2008 | Leave a Comment »
Duhai, jika kau lagi bersedih, merasa kehidupan tak lagi berbaik hati, baiknya kau tau bahwa kisahmu hari ini baru sepotong yang kau terima, belum lengkap, belum sampai pada ujungnya. Beruntung kelak kau menerima utuhnya.
Duhai, jika kau lagi bersedih, merasa kehidupan tak lagi adil, apakah kau anggap tuhan semesta alam buatkan kisah buruk buatmu, apakah kau [...]
Puisi tengah malam
Diposkan dalam Puisi pada November 21, 2008 | Leave a Comment »
Bro.….
Bahkan kini telah sepi hatiku, meski kau masih disini
Kau tahu….
Mungkin hatiku telah kemasa depan
Tak melihatmu dalam lembaran-lembaran harinya
Ia kesepian…
Kedinginan
Bro…
Tak bisakah kita duduk disini
Hingga malam melewati kita
Tak usahlah ada kata-kata
Biarkan hati yang membahasnya
Sesi pertama : dosa
Sesi kedua : mimpi
Sesi ketiga : rindu
Bro…
Tanks for every moment that have been throught
Jatinangor, 9 November 2008
Pria berbelanja cinta
Diposkan dalam catatan langkah kecilku, Label bujang, Cinta, gadis, istri pada November 9, 2008 | 1 Komentar »
Berbelanja “cinta” di sebuah toko “Calon Istri”
Ini sebuah kisah yang sering kali kita dengar. Bahkan mungkin pernah kita baca berkali-kali. Akan saya ceritakan ulang…. Tentang seorang pria yang diberikan kesempatan berbelanja “cinta” di sebuah toko “Calon Istri”. Ada enam lantai di toko tersebut dengan masing-masing kelompok calon istri, setiap pria yang masuk bisa memilih [...]
Jam 3 pagi
Diposkan dalam Puisi pada November 9, 2008 | Leave a Comment »
Ya robbi
Hamba yang sering hilang kemudi
Kadang tersesat dalam rimba jahat dunia
Tak tau sedang melangkah kemana
Meminta arah
Akankah Kau kabulkan ya Allah…
Hiks……
Ya ’alim
Hamba yang payah
Tak kuat menahan bujukan maksiat
Memohon kembali pada rambuMu
Mesti dengan satu syarat
”hamba tak kuat dengan tilangMu”
Akankah Kau kabulkan ya Allah…
Hiks…
Ya ghofar
Hamba yang tak tau diri
Tak pernah lupa ingkar janji
Hiks…
Ya kholik
Hamba [...]